Auto Bridal 32, Cipinang Jakarta Timur Saya, Pak Aris, Pak Iim, Pak Agus, Bu Yulia Mobil saya lagi dimandiin pake es krim "Ask the circle", kata Pak Fauzi Rachmanto kepada saya setelah sesi nonton bareng dan diskusi film The Secret beberapa waktu lalu.
Maksudnya, "The Circle" itu adalah TDA yang membernya sekarang sudah hampir mencapai 900 orang itu.
TDA ini saya ibaratkan sebuah kelompok kecil yang menciptakan "gelombang" nantinya. Dengan kekuatan 900 orang ini insya Allah akan menciptakan perubahan besar di Indonesia di masa mendatang. Saya yakin sekali dengan hal ini, karena tanda-tanda ke arah itu sudah semakin nampak.
Kelompok mastermind, sistim sel, sistim halaqah, adalah nama lain untuk kelompok TDA ini.
Di mana pun, sejarah selalu dimulai oleh segelintir orang yang merupakan mastermindnya. Agama Islam menyebar karena ada mastermind yang dipimpin oleh Rasulullah bersama para sahabatnya itu. Demikiann juga agama Kristen disebarkan oleh Isa Al Masih dengan para sahabatnya juga.
Peristiwa pemboman gedung WTC, invasi Irak oleh Amerika, bom teroris dan sebagainya itu pasti ada otak mastermind di belakangnya.
Para preman yang nongkrong di pinggir jalan yang kemudian berencana melakukan kejahatan itu pun adalah mastermind juga.
So, sebenarnya praktek dari mastermind atau the circle itu tidak asing lagi di dalam kehidupan sehari-hari kita. Karena itu terjadi di mana-mana dengan skala dan dampak yang berbeda-beda.
Nah, TDA juga mengambil pelajaran dari sistim mastermind ini. Milis TDA, sub-milis TDA, TDA Mastermind adalah beberapa contohnya. Hasilnya? Rasanya terlalu banyak bukti yang bisa saya ungkapkan untuk membuktikan keefektifan sistim mastermind ini.
Contoh konkritnya adalah bila seorang member menemukan masalah bisnis. Kemudian dia posting aja keluhannya di milis. Insya Allah dalam waktu tidak lama akan ada yang memberikan jawabannya. The Circle works!
Dalam kelompok TDA Mastermind atau kelompok-kelompok yang lebih kecil daripada milis ini juga berlaku demikian.
Minggu lalu, kelompok mastermind saya yang beranggotakan saya, Pak Iim , Bu Yulia , Pak Aris dan Pak Agus telah melakukannya.
Pak Agus baru membuka usaha franchisenya, yaitu The Auto Bridal (salon dan cuci mobil) di bilangan Cipinang, Jakarta Selatan.
Sebagai pemula, tentunya Pak Agus menemui beberapa masalah di bisnisnya ini. Karena itu, Pak Agus meminta anggota mastermind-nya untuk berkunjung sekaligus melihat dan memberi masukan terhadap bisnisnya ini.
Maka, kami pun datang ke sana sekaligus menikmati cuci gratis dengan sistim snow atau es krim yang merupakan inovasi baru ini.
Dari sisi produk, jasa yang ditawarkan oleh Pak Agus ini sudah bagus. Saya sendiri selama ini belum pernah mencuci mobil dengan layanan selengkap ini. Secara produk sudah powerfull menurut saya.
Cuma, ada beberapa kelemahan yang perlu diperbaiki, menurut penilaian kami. Memang, ini karena bisnis ini baru berjalan 1 bulan, tentu masih belum dikenal banyak orang.
Kami pun memberi masukan-masukan untuk Pak Agus, mengkritik apa pun yang kami nilai kurang dan memberi dukungan kepada Pak Agus.
Itulah mekanisme "Ask The Cirle" itu berlaku di Mastermind TDA ini.
Rencananya, kami akan bergantian mengunjungi bisnis para membernya dan melakukan hal serupa. Insya Allah, tempat berikutnya adalah kantor saya.
Di samping itu kami juga berencana untuk saling "tukar ilmu".
Di antara kita pasti punya kemampuan dan keahlian berbeda-beda. Misalnya, saya unggul di bidang pemasaran, Pak Iim di IT, Pak Agus di sistim dan sebagainya.
Nah, ilmu-ilmu itu akan kami pertukarkan dengan cara saling memberi training untuk bisnis member lainnya. Misalnya, saya memberikan pelatihan pemasaran kepada karyawannya Pak Iim, Pak Iim memberikan ilmu ITnya kepada karyawan Bu Yulia, Pak Agus memberikan ilmu manajemen proyeknya kepada staffnya Pak Aris dan sebagainya.
Isn't that intersting?
Salam FUUUNtastic!
Ask The Circle Wassalam, Roni, Owner Manet Moslem Fashion NB - Nantikan launching resmi Auto Bridal 32 Cipinang yang insya Allah akan dihadiri oleh Adang Darajatun, calon gubernur DKI Jakarta. (Saya juga pendukung Pak Adang lho, untuk Jakarta yang "lebih bersih dan peduli")

