Ingin bisnis Anda naik level? Let's 9.0 Together Gabung sekarang
← Semua berita

18 Agustus 2006

"Bakminya Enak, Bu Roess!"

Demikian komentar saya dan istri setelah mencicipi bakmi hidangan dari Bakmi Bonexs milik Bu Roess. Dan memang rasanya enak. Menurut saya kualitasnya setara dengan Bakmi GM atau Bakmi Es Teler 77 di mal-mal itu. Ternyata, ini semua berkat kokinya yang memang jebolan dari Bakmi GM. Pantes.

Kemarin siang (17/8) saya mendapat SMS dari Ibu Roess yang mengumumkan pembukaan warung bakminya bertepatan dengan hari kemerdekaan RI ke 61. Kebetulan saya dan istri lagi nggak ada kerjaan dan berniat untuk makan di luar. "Kita ke cobain bakminya Bu Roess aja, yuk!", ajak saya kepada istri. Saya dan istri memang senang mencicipi makanan baru atau berwisata kuliner. Lagi pula hari libur ini jalan nggak macet. Berkat arahan Bu Roess, kami sampai di Ciracas tidak sampai 30 menit dari Kemandoran, tempat tinggal saya.

Menurut Bu Roess, persiapan pembukaan kiosnya ini berlangsung singkat, cuma 5 hari. Semuanya disiapkan serba cepat, mengingat targetnya adalah tanggal 17 Agustus itu. Banyak pihak terlibat, termasuk para tetangga dan sanak famili. Satu hal yang menarik dan membuat saya terharu adalah bantuan dari Pak Khadik, salah satu member TDA. Pak Khadik mensupport penuh rencana Bu Roess ini, termasuk dengan meminjamkan kokinya. Pak Khadik adalah pemilik Bakmi Temasek di ITC Fatmawati. Pak Khadik juga ikut dalam TDA Group Coaching dengan Action International bersama saya, Pak Iim, Mbak Yulia, Pak Mufit dan Pak Budi Rachmat. Yang dilakukan Pak Khadik ini menurut saya adalah contoh dari "The Real TDA". Spirit TDA rupanya telah mengalir dan di praktekkan oleh para membernya. Kisah Bu Roess ini adalah salah satunya.

Bu Roess adalah salah satu member TDA yang paling aktif. Saya perhatikan hampir setiap kegiatan diikutinya, termasuk dengan bergabung dengan TDA Seluler di ITC Mangga Dua. Di samping itu, Bu Roess juga terlibat di Tim TDA Peduli. Dalam kegiatan lain juga aktif menjadi panitia seperti Tour ke Cimahi dan Seminar Ngutang dengan Bank BCA lalu.

Selamat ya Bu Roess. Bakmi dan Mie Gorengnya enak. Tinggal bagaimana membuatnya bisa diterima oleh konsumen di sana. Silakan tanya kiat-kiatnya kepada member yang juga punya usaha makanan, seperti Pak Wasis atau Pak Surya. Kepada teman-teman yang ingin coba, silakan. Oya, tolong pertimbangkan nama Bonexs itu. Kalau bisa diganti dengan nama yang lebih acceptable. Seperti yang dilakukan oleh Pak Valentino Dinsi. Dia juga membuka usaha bakmi yang diberi nama Bakmi KD. Memang tidak ada hubungannya dengan Krisdayanti. Tapi, nama itu sudah akrab dan acceptable di kalangan masyarakat kita.

Salam FUUUNtastic!

Take Double Action NOW! Bu Roess sudah mencontohkannya.

Wass, Roni, Weblog: www.roniyuzirman.blogspot.com My Business: Manet Busana Muslim www.manetvision.com Komunitas Tangan Di Atas (TDA) www.tangandiatas.com Y!M: nagarimagek

Sumber: Badroni Yuzirman (Founder TDA)