Ingin bisnis Anda naik level? Let's 9.0 Together Gabung sekarang
← Semua berita

16 Maret 2006

Banyak Banget Ide di TDA Ini...

Setiap saya ketemu rekan TDA atau di milis, selalu dibanjiri ide-ide baru yang menarik. Apalagi kalau saya ketemu Haji Ali. Pusing saja jadinya. Yang ini belum jalan, eh udah ada ide lain lagi...

Saya tidak ingin kita ini kehilangan fokus. Berlari ke segala arah tanpa tujuan. Saya ingin satu persatu dijalankan, tapi matang. Tapi, oke, saya tidak ingin membatasi "keliaran" ide teman-teman. Saya pun sering melontarkan ide-ide gila. Tapi, mekanismenya gimana? Setiap ide itu harus dijalankan, bukan cuma dibicarakan.

Berikut ini ide-ide dari teman-teman yang sempat saya tampung: 1. Bikin cabang TDA di daerah (Hantiar, Ali Bandung) 2. Terima order garment dari corporate (Hantiar, Joko) 3. Konsep satu manajemen di Mg Dua (Saya, hasil rapat) 4. Kerja sama dengan majalah Paras Group (Yulia) 5. Konsep Muslim Fashion Area di Mg Dua(Agus Ali, Rapat) 6. Online store (Hasan, Iim, dll) 7. Pendirian lembaga keuangan mikro (H. Ali, Pak Hertanto) 8. Pusat grosir produk Indonesia di Malaysia (H. Ali) 9. Tour ke Singapura, Malaysia, Thailand (saya) 10. TDA ikut pameran dan bazaar (Abduh, Roess) 11. TDA Book Club (saya, Hantiar, Waru) 12. Toko Buku TDA (saya) 13. TDA inkubator bisnis (Hantiar) 14. Menggarap pasar ekspor (Hantiar, Hertanto) 15. Bikin event-event di Mg Dua (Rapat) 16.

Saya yakin list ini masih panjang. Menurut saya, ide-ide tsb bagus semua. Tapi, yang penting dilaksanakan tanpa terlalu menguras energi kita ke segala arah tanpa hasil yang jelas. Usul saya, di TDA ini dibentuk tim-tim kecil yang memfollow up setiap program kegiatan kita. Seperti di Mg Dua, cukup 3 orang saja yang urus, yang lainnya bisa urus yang lain.

Bidang-bidang yang mungkin dan perlu kita buat: - Bidang IT, internet - Bidang Event (seminar, talkshow, tour, dll) - Bidang pameran - Bidang keuangan (financing) - Bidang mentoring - dsb Yang jelas, fokus kita bergabung di komunitas ini adalah menjadi TANGAN DI ATAS yang artinya antara lain:

- Menjadi orang  kaya - Menjadi pemberi, bukan penerima - Menjadi pengusaha, bukan karyawan TITIK. Jadi biar kalau ditanya, apa sih tujuan TDA ini? Jawabannya adalah spt di atas. Simple aja: MENJADI PENGUSAHA KAYA YANG SUKA MEMBERI. Setiap program-program kriterianya harus mengacu ke tujuan ini. Kayaknya, sih ide-ide di atas masuk kriteria semua. Masalahnya, mana yang mau dijalankan lebih dulu dan ada nggak TIM yang mau menjalankannya.

Just a thought...

Salam, Roni

Sumber: Badroni Yuzirman (Founder TDA)