Selalu ada kejutan di TDA. Selalu ada orang-orang hebat yang bersentuhan dengan TDA.
Mungkin itulah yang bisa saya ungkapkan saat bersama beberapa member TDA bertemu dengan Pak Maheda kemarin di Boulevard Office Park, Bekasi Timur. Selain saya, hadir Pak Yoga, Pak Rosihan , Pak Agus Ali , Pak Hadi dan Pak Eko .
Pak Maheda, yang bergelar master dan mantan bankir di Australia ini bercerita panjang lebar mengenai properti.
Pada saat yang bersamaan di ruangannya, terpasang proyektor yang menampilkan TDA Business Conference at Y!M yang saat itu digawangi oleh Pak James . Jadilah, Pak Maheda ikut berconference ria sambil membagi ilmu propertinya.
"Ilmu yang saat ini dipraktekkan oleh Pak James, adalah 'mainan' saya waktu masih umur 20-an dulu", kata Pak Maheda yang saat ini usianya masih 30-an ini.
Ya, setiap Pak James menjawab pertanyaan peserta conference, Pak Maheda bisa menebak jawabannya, dan tepat.
Saya dan teman-teman bersyukur juga dipertemukan dengan Pak Maheda. Kenapa? Karena mindset dan cara berpikirnya tentang bisnis properti sama dengan yang sedang kita kembangkan di TDA. Klop. Ibarat botol ketemu tutupnya. Kita langsung nyambung frekuensinya.
Awalnya, Pak Maheda juga pernah jadi broker, kemudian jadi investor (pembeli) dan sekarang jadi pengembang (penjual).
"Main properti itu enak Pak. Duitnya gede dan cepat", kata Pak Maheda.
Kami percaya. Karena Pak Maheda sudah buktikan sendiri.
Seperti saya katakan sebelumnya. Dunia bisnis itu memang sempit. Pak Maheda adalah pengembang Apartemen Bellezza, tempat di mana saya sering mengadakan pertemuan TDA dan pernah berencana membeli salah satu unitnya. Pak Maheda juga kenal dengan Pak Haji Ali. Dan, kejutannya lagi, Pak Maheda berlangganan klinik herbal HPA dan bekam yang sama dengan saya dan juga akrab dengan pemiliknya, Prof. Kusnadi di Depok.
Pak Maheda berencana mendirikan pabrik suplemen herbal yang dijual secara MLM itu di Indonesia. Saya sendiri adalah salah satu membernya di bawah Pak Haji Ali.
Benar-benar dunia bisnis ini sempit.
Bertemu Pak Maheda merupakan pencerahan sendiri buat kami. Pak Maheda pun tertarik untuk bergabung dengan TDA.
Insya Allah, jika ada waktu Pak Maheda akan hadir di pertemuan TDA 11 Digit Club hari Senin nanti di Bellezza.
Salam FUUUNtastic!
Wassalam, Roni, Owner, Manet Busana Muslim Founder, Komunitas TDA NB - Hari ini saya akan menghadiri pengajian TDA Qolbun Salim yang akan dilanjutkan dengan workshop ritel busana bersama TDA Resources di tempat yang sama, RM Wongsolo Rawa Mangun. Hmmm... 3 hari berturut-turut ini memang acara saya bersama TDA terus. Yah, TDA adalah jaringan kerja bukan milis. TDA tumbuh dengan aktivitas-aktivitasnya yang nyata dan tidak sekedar berwacana di milis. TDA adalah jaringan kerja di mana yang terlibat adalah orang-orang yang mau terjun ke lapangan.
NB 2 - Terima kasih kepada Pak James dan moderator yang telah sukses melaksanakan TDA Business Conference XII kemarin. Mudah-mudahan bermanfaat dan ilmunya bisa segera kita praktekkan bersama.