Ingin bisnis Anda naik level? Let's 9.0 Together Gabung sekarang
← Semua berita

25 Februari 2007

Bisnis Itu Gampang?

Saya baru saja membaca email salah seorang member TDA yang mempertanyakan kebenaran pernyataan bahwa bisnis itu gampang. Menurutnya, bisnis itu justru tidak gampang.

Saya tergelitik untuk mengomentarinya dengan menyitir pendapat dari Henry Ford:"kedua-duanya benar".

Ya, kalau anda pikir bisnis itu gampang, anda benar. Kalau anda pikir bisnis itu susah, anda pun benar.

Mana yang benar? Bagi yang sudah sering baca atau mengalami tentang kekuatan pikiran, kekuatan mindset, tentunya bisa menerima pendapat ini.

Kenapa bisnis itu susah? Kenapa cari uang itu susah? Kenapa rezeki itu susah datangnya? Karena anda berpikir hal itu memang susah. Maka, pikiran itu menjadi kenyataan. Hukum penarik (law of attraction) berlaku. Kita "menarik" apa yang kita pikirkan.

Kalau kita berpikir sebaliknya. Bisnis itu gampang. Cari uang itu mudah. Rezeki itu datang dengan mudah. Itu pun benar. Insya Allah, segalanya akan diatur oleh Allah untuk kita dengan mudah. Percayalah.

Tiba-tiba kita didatangi orang yang akan membantu kita. Tiba-tiba saja datang informasi berharga kepada kita. Tiba-tiba datang sesuatu yang memudahkan bisnis kita. Dan seterusnya, dan seterusnya.

Semua itu seperti "kebetulan-kebetulan" saja. Tapi, percayalah itu bukan kebetulan. Tidak ada yang terjadi di dunia ini tanpa direncanakan. Semua adalah rencana dari Allah untuk kita. Tinggal di kitanya, bisa nggak membaca "sinyal-sinyal" dari peristiwa-peristiwa itu? Kalau kita mampu menyadarinya dan kemudian mengikutinya, insya Allah keajaiban itu akan terjadi.

Kok saya begitu yakin, ya? Ya, karena saya telah membuktikannya berulang kali. Dan saya tidak sendirian. Banyak orang yang juga telah membuktikannya.

Aa Gym bilang, rezeki kita udah dijatah, kok. Tinggal bagaimana kita "menjemputnya" aja. Nah, untuk menjemput itu perlu ilmunya.

Lha wong cicak aja diciptakan Allah dengan makanannya nyamuk. Nyamuk terbang, cicak nggak bisa terbang. Tapi nggak ada tuh cicak yang mati kelaparan karena gagal menangkap cicak. Bisa aja Aa Gym ini...

Di TDA berulang kali saya sampaikan bahwa kita punya kurikulum DSA (Dreams, Strategy, Action). Kegagalan seorang member PASTI selalu terkait dengan 3 hal ini. Dreams menyangkut sistim keyakinannya, belief, mindset. Strategy menyangkut ilmunya atau alat bantunya. Action, sudah pastilah menjadi syarat mutlak terwujudnya keinginan itu.

Pak Hadi, dengan tegas menyatakakan "tahukah anda, bisnis itu ternyata lebih gampang daripada yang dibayangkan?" di blognya. Mungkin ada yang mencibir, itukan kalimat provokasi aja. Tapi, sekali lagi, mau pilih yang mana? Gampang atau susah? Karena kedua-duanya benar.

Mau lebih jelasnya, tonton deh film The Secret . Atau baca buku The Attractor Factor (Joe Vitale) dan Master Your Mind Design Your Destiny ( Adam Khoo ).

Salam FUUUNtastic!

Saya termasuk yang percaya bahwa bisnis itu gampang Wassalam, Roni NB - Udah nggak sabar, pagi ini mau nonton bareng film The Secret bareng member TDA di JDC. Malamnya, saya dan beberapa founder TDA akan bersilaturahmi dengan Pak Haji Ali (founder dan inspirator TDA) untuk membahas soal pendanaan bagi member TDA (semacam Baitul Maal Wattamwil) dan pendirian lembaga pendidikan kewirausahaan dengan kurikulum TDA. Alhamdulillah, ide ini sudah didukung pengusaha-pengusaha teman dekat beliau, salah satunya adalah Dr. Muhammad Syafii Antonio, pakar ekonomi syariah. Insya Allah, updatenya menyusul.

Sumber: Badroni Yuzirman (Founder TDA)