Ingin bisnis Anda naik level? Let's 9.0 Together Gabung sekarang
← Semua berita

22 Mei 2007

Dari Diskusi Buku Brad Sugars Tadi Malam

Dari Diskusi Buku Brad Sugars Tadi Malam

Dari forum diskusi kecil terbatas yang dihadiri 8 orang member tadi malam kami belajar banyak. Pelajarannya adalah, ternyata masih banyak yang perlu kami pelajari...

Dengan mengacu ide-ide dan konsep yang ditawarkan oleh Brad Sugars , kami mencoba melihat kondisi perusahaan kami masing-masing.

Pertanyaan mendasar adalah: posisi perusahaan kami ada di mana saat ini? Ke mana perusahaan kami sedang menuju?

Oleh Brad dengan kerangka "6 Steps To Build A Better Business-nya" perusahaan itu dibagi ke dalam beberapa fase atau anak tangga:

1. Mastery 2. Niche 3. Leverage 4. Team 5. Synergy 6. Result Rata-rata, posisi perusahaan kami berada di step pertama sampai keempat. Tercermin dari masalah-masalah yang dihadapi memang selalu terkait dengan keempat hal tersebut.

Berita baiknya, rata-rata tidak ada yang bermasalah dengan cash flow. Artinya, secara pondasi masih aman.

Ada beberapa kesamaan yang kami temukan, yaitu dalam hal manajemen keuangan. Rata-rata kami kurang peduli mengenai hal ini.

Laporan keuangan sering tidak dijadikan acuan dalam pengambilan keputusan. Bahkan ada yang "alergi" melihat laporan keuangan.

Ada juga mencuat persoalan SDM. Rata-rata kami menghadapi masalah dengan SDM.

Dan, rata-rata kami mengakui banyak yang juga tidak begitu mengindahkan saran-saran Om Brad mengenai pentingnya manajemen SDM yang baik di perusahaan.

Pertanyaannya adalah, bagaimana persoalan-persoalan itu bisa ditangani dengan cepat dan mudah. Sebab, di TDA kita selalu mengupayakan adanya "akselerasi" dalam segala hal terkait dengan bisnis.

Banyak ide muncul. Misalnya dengan saling "tukar ilmu" di antara kita. Misalnya, Pak Iman yang ahli keuangan bisa memberikan pelatihan keuangan bagi member yang lain. Pak Rosihan dan Pak Wahyu yang berlatar belakang IT, tentu punya kapabilitas untuk membagikan ilmunya kepada member yang bisnisnya lemah di IT.

Pertemuan tadi malam yang pesertanya mayoritas dari TDA Tangerang ( Pak Yusef , Pak Try Atmojo , Pak Wahyu) ini cukup seru dan hangat. Sayangnya, pas lagi hangat-hangatnya, RM Ciganea sudah mulai tutup, karena sudah lewat jam 21 malam.

Terpaksa, kami mengakhiri pertemuan dengan rencana untuk mencari tempat yang lebih panjang jam bukanya. Misalnya di Sarinah, meskipun di sana lebih berisik.

Yang pasti, kami semua pulang ke rumah dengan membawa sesuatu yang bisa diterapka di bisnis masing-masing. Banyak ide dan AHA yang bisa diambil dari pertemuan kecil seperti ini.

Saya juga menawarkan beberapa ide menarik dari Dan Kennedy yaitu mengenai konsep income versus wealth dan nilai kini versus nilai akan datang dari sebuah perusahaan. Sebuah ide yang menarik untuk dielaborasi lebih jauh.

Menurut saya, pertemuan ini cukup produktif dan bermanfaat bagi para member yang sudah full TDA dan bisnisnya sedang bertumbuh.

Kami sepakat untuk melanjutkan forum seperti ini yang memang dibutuhkan oleh para member yang sudah Full TDA.

Salam FUUUNtastic!

Mind Your Business Wassalam, Roni, Owner Manet Busana Muslim Founder Komunitas Bisnis TDA NB - Wah, nggak sia-sia penantian saya selama bertahun-tahun. Akhirnya keluar juga bukunya Pak Erbe Sentanu . Saya langsung beli dan kemarin seharian saya pantengin kalimat demi kalimatnya. Saya merasa bertemu dengannya langsung, sebab apa yang dituliskannya sama dengan yang kami diskusikan beberapa tahun lalu. Terbitnya buku ini pas banget dengan hebohnya film The Secret dan buku The Attractor Factor . Buku Quantum Ikhlas ini melengkapinya dengan cara mempraktekkannya alias how-to manualnya. Thanks Pak Nunu. Buku ini memang layak ditawarkan sebagai salah satu solusi bagi permasalahan anak bangsa.

Sumber: Badroni Yuzirman (Founder TDA)