"Saya mengikuti sunnah Rasul. Jangan meminta jabatan. Tapi kalau diberi amanah, insya Allah akan saya jalankan sebaik-baiknya", demikian pernyataan Pak Dwi Wahyono ketika diminta oleh Pak Hasan Basri untuk menggantikan posisinya sebagai koordinator TDA Manajemen.
Tepuk tangan bergema di ruangan restoran Sunda di Sarinah, tempat para panitia Milad berkumpul dalam rangka evaluasi, pembubaran panitia dan regenerasi di TDA Manajemen tadi malam.
Mudah-mudahan di bawah kepemimpinan Pak Dwi, ini nantinya TDA Manajemen gerasi kedua atau TDA M 2.0 dapat melanjutkan program-program yang telah dirintis oleh TDA M 1.0 di bawah pimpinan Pak Hasan.
Namun, meski pun Pak Hasan telah "lengser" dari jabatannya, ia tetap akan memberikan bimbingan dan arahan kepada anggota TDA M 2.0 yang sebagian besar adalah muka baru yang berasal dari TDA Volunteer.
Sebelumnya, acara ini dimulai dengan laporan ketua panitia Milad II TDA, Pak Faif Yusuf .
"Alhamdulillah, dari hasil quesioner yang masuk, 98% puas dengan acara itu alias two thumbs up!", tutur Pak Faif dengan bersemangat.
"Sisa saldo pun meningkat. Kalau Milad I cuma Rp. 2 jutaan, sekarang alhamdulillah mencapai lebih dari Rp. 12 juta".
"Hebatnya, acara yang terbilang heboh dan spektakuler untuk ukuran TDA ini hanya menelan dana sekitar Rp. 40 jutaan. Artinya, kita bisa mengadakan acara yang meriah secara efektif dan efisien".
"Namun kritik dan saran juga ada yang masuk. Misalnya, ada beberapa peserta yang tidak kebagian makanan yang akhirnya terpaksa kita gantikan dengan makanan dari luar".
"Hal ini terjadi karena kami tidak mengantisipasi peserta yang begitu membludak. Perkiraan kami yang hadir sekitar 400 orang. Tapi karena banyak yang bayar di tempat, akhirnya peserta diperkirakan mencapai lebih dari 500 orang", lanjut Pak Faif yang baru saja meluncurkan buku pertamanya berjudul Rahasia Sukses Pengusaha Muda yang berisi kisah sukses para member TDA ini.
Pak Faif menutup laporannya dengan mengucapkan terima kasih kepada semua panitia dan pendukung acara yang telah bekerja sama dengan baik. Juga memohon maaf bila terjadi kekurangan di sana sini.
Saya menyampaikan selamat dan sukses kepada panitia Milad ini. Yang jelas ini adalah prestasi besar dibandingkan Milad tahun sebelumnya.
Saya juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan khusus kepada Pak Hasan Basri dan timnya yang dengan konsisten telah menjalankan seluruh program kegiatan TDA selama ini.
"Pak Hasan adalah salah satu kunci dari lahirnya TDA", kata saya.
"Pak Hasanlah yang menodong saya untuk membuat talkshow yang kemudian melahirkan TDA hingga besar seperti ini".
Selamat bekerja kepada Pak Dwi dan timnya, terima kasih kepada panitia Milad II di bawah pimpinan Pak Faif, dan terima kasih kepada Pak Hasan dan tim TDA Manajemen 1.0.
Semoga Allah meridhoi semua ikhtiar kita ini. Amin...
Salam FUUUNtastic TDA!
Bersama Menebar Rahmat Wassalam, Roni , Owner Manet Busana Muslim , Founder Komunitas TDA NB: Let's have much fun at Java Jazz 2008 . Ini adalah musisi incaran saya: Geliga , Lee Ritenour, Jeff Lorber, Joe Sample, Jeff Kashiwa, Incognito, Matt Bianco, Kazumi Watanabe, Kurt Elling, Bhaskara 2008, Ray Parker Jr, Renee Olstead , Tetsuo Sakurai, Harvey Mason and many more... Bringing the world to Jakarta, the capital city of Jazz...