Robert Kiyosaki pernah bilang bahwa untuk memulai pembelajaran menuju kebebasan finansial, anda harus akrab dengan kosa kata - kosa kata finansial. Kita harus akrab dan biasa mengucapkan istilah-istilah seperti: return on investment, yield, IPO, saham, real estate, option dan sebagainya. Pak Budi Rachmat pasti hapal benar dengan istilah-istilah ini.
Sebagai seorang karyawan atau TDB pasti juga ada kosa kata yang digunakan sehari-hari, misalnya (koreksi bila saya salah): gaji, cuti, lembur, uang transport, promosi, THR, dan sebagainya. Maaf, saya tidak bisa menguraikannnya dengan tepat, maklum, nggak pernah kerja.
Di dunia entrepreneur, business owner alias TDA, ada juga istilah kosa katanya. Kalau saya kebetulan hampir seluruh keluarga besar adalah TDA. Jadi setiap pertemuan keluarga, misalnya di hari raya, kosa kata basa basinya adalah: gimana dagang, rame ?, atau, barang apa yang lagi laku ? Itu semua adalah kosa katanya pebisnis street smart , alias pedagang di pasar.
Nah, di TDA ini kita harus mengupayakan penggunaan kosa kata bisnis ini. Ingat, kata-kata mencerminkan siapa kita dan semacam afirmasi juga. Di antara kita sudah mulai terbiasa dengan istilah: kios, omset, target, supplier, take action, pameran, bazaar, promosi, mungkin THR (kali ini kitalah yang memberi THR), gaji (maksudnya gaji karyawan kita), libur (juga libur untuk karyawan), sensational offer, dan sebagainya.
Bagi yang sudah pernah ikutan kegiatan business re-education TDA bersama Action International , pasti mulai akrab dengan istilah: leads , conversion rate, margin, number of transaction, margin, average transaction, niche, USP, 5 Ways, 6 Steps dan sebagainya. Kita juga diajari untuk Be, Do, Have atau menjadi, melakukan dan memiliki. Penggunaan kosa kata bisnis termasuk dalam Be -nya. Kemudian kita melakukan dan akhirnya memiliki hasilnya. Jadi, semakin sering kita menggunakan kosa kata itu, lama-lama menjadi akrab dan terinternasilisasi dalam diri kita dan akhirnya kosa kata itu menjadi realitas kita.
Kalau tidak salah, Robert Kiyosaki juga pernah mengajari tentang konteks dan realitas. Jadi, kalau kita sering menggunakan kosa kata atau konteks itu, lama-lama ia akan menjadi realitas kita.
Kosa kata apa yang paling sering anda gunakan sehari-hari tanpa sadar? Itulah realitas anda. Kalau anda sering menggunakan kata-kata: gaji, lembur, cuti, THR, pastilah realitas anda adalah seorang TDB. Tapi kalau kosa kata sehari-harinya adalah: omset, supplier, promosi, margin, bagi hasil, dan sebagainya, pastilah dia seorang business onwer atau TDA.
Salam FUUUNtastic!
Roni, Weblog: www.roniyuzirman.com My Business: Manet Busana Muslim www.manetvision.com Member of TDA Community www.tangandiatas.com Y!M: roniyuzirman