Ingin bisnis Anda naik level? Let's 9.0 Together Gabung sekarang
← Semua berita

15 Februari 2006

Laporan Kunjungan ke Konveksi Sabtu 11 Feb 2006

Tepat pada jam 10.00 (sesuai schedule) Ibu Febby dan Pak Supriatman serta anaknya datang ke rumah saya (Agus Ali) di Pondok Mitra Lestari dan disusul Pak Asrul (Arrosa) dan Pak Agung dari BSD. Kami tunggu beberapa rekan-rekan yang lain dengan bicara-bicara sedikit mengenai bisnis masing-masing, memang yang namanya silahturahmi ternyata banyak membawa hasil, buktinya baru bicara beberapa menit dengan Pak Supriatman, dan sedikit promosi saya mengenai kemudahan membeli kendaraan Mitsubishi saat ini karena terpuruknya industri otomotif sehingga banyak dealer yang memberikan diskon besar. Pak Supriatman langsung tertarik untuk membeli kendaraan Mitsubishi dengan saya sebagai perantara kontak ke dealernya dan memang biasanya kalo orang dalem itu banyak dapet diskon lagi, tapi itu memang bukan bisnis utama Tangan Di Atas, cuma saya ceritakan saja efek silahturahmi bisa saling bantu satu sama lain.

Gak sabar menunggu yang lain akhirnya kami ber empat pergi ke rumah konveksi-nya, dengan saya perkenalkan Pak Oman sebagai assisten saya yang bertanggung di bagian produksi. Sampai di tempat saya jelaskan mengenai proses produksi yang dimulai dari permintaan pelanggan atau penawaran dari saya kemudian dilanjuti dengan pembuatan sampel atau pelanggan membawa sampel yang sudah jadi untuk dibuatkan persis sama atau sesuai permintaan. Setelah itu dibuat PO untuk diperbanyak sesuai permintaan dan masing-masing pihak menyetujuinya, tentunya sesuai harga per pcs atau per lusin yang disepakati.

Didalam konveksi saya memang sudah saya siapkan sampel atau contoh kaos-kaos yang saya pernah kita produksi, kebanyakan dari permintaan perusahaan, produk ekspor dan merek sendiri, seperti Heaven dan Clump Bee (Baju Muslim). Sayangnya untuk produk HEAVEN saat ini belum ada stok barang yang ready dan harus dikerjakan dulu bila ada permintaan.

Untuk bahan yang digunakan ada : 1. Katun Combet 2. Katun Carded 3. TC 4. PE Double 40's 5. Higet dll Tergantung permintaan dan pembuatan banyak akan mempengaruhi biayanya, sebab bila ada permintaan sampai ribuan pembelian bahan juga bisa lebih murah dan efeknya harga per pcs atau per lusinnya lebih rendah.

Kemudian beberapa teman dateng ke lokasi konveksi antara lain Pak Hasan, Pak Prapto dan Pak Agung juga rekan Pak Supriatman, dengan melihat langsung lokasi konveksi banyak sekali ide-ide yang muncul dari temen-temen untuk membuat kaos langsung dari tempat produksinya dan menjualnya kembali. Pak Agung misalnya langsung berkomunikasi dengan Pak Oman untuk pembuatan kaos dengan bahan seperti pemain bola, kemudian juga Pak Prapto juga berminat untuk membuat kaos yang dijual di PTC (Pulogadung Trade Centre) kalo gak salah. Surprise satu lagi dari Pak Siswanto, rekan saya dari EU Surabaya juga berminat memproduksi kaos, walaupun tidak ikut ke kunjungan.

Jam 11.30 lewat kami berangkat ke Bintara ke lokasi konveksi sepupu saya Bu Lia, Kita rombongan 2 mobil dengan isinya Saya, Pak Asrul, Pak Agung dan Pak Hasan satu lagi mobil Bu Febby dan suaminya. Sampai lokasi kami langsung disambut oleh Patung Anak-anak (Manekin) yang memakai produk Dannis (baju muslim anak), yang menarik adalah disebelah manekin itu ada satu lagi manekin dengan model yang mirip .... mungkin hanya bahannya (yg depannya) saja yang berbeda, semua assesories mirip begitu juga kerudung muslim dan topinya,.. setelah dijelaskan oleh Bu Lia, dikatakan bahwa kemarin hari kamis Bu Lia beli baju muslim Dannis di Tnh Abang dan dia meniru buat baju model itu dengan persis, bayangkan aja harga 1 set produk Dannis Rp. 166.000 sedangkan baju yang diproduksi Bu Lia hanya 50.000.

Maaf mungkin selanjutnya bisa dibayangin sendiri, nanti akan lebih seimbang lagi hasil evaluasinya kalo Bu Febby, Pak Hasan atau Bu Yuli yang bicara, soalnya saya taku jadi kontra produktif sama supplier dan distributor baju Dannis, saya gak bisa bilang produksi sendiri lebih murah dan akan bisa dijual atau hasilnya bisa untung banyak, banyak kendala juga seperti pemilihan merek, pakaging, distribusi dan lain-lain bila ingin menyaingi merek yng sudah terkenal, tapi justru itu tantangannya. Bukan berarti kita nanti orang akan berbondong-bondong untuk produksi sendiri kemudian mengabaikan prinsip-prinsip penjualan yang lain seperti ongkos promosi dsbnya. Jadi bisa dibayangkan lagi dong,.. merek Dannis jadi terkenal gimana caranya, costnya berapa dsbnya. Terus terang saya sebagai produsen hanya memberikan alternatif bila rekan-rekan ingin produksi sendiri, dan keputusan mau beli jadi atau produksi sendiri ada di tangan masing-masing tentunya.

Setelah panjang lebar dijelaskan mengenai produk yang bisa dibuat berikut ongkos produksi, banyak juga yang langsung tertarik seperti Bu Febbry dan Pak Agung yang menyesal gak ajak istrinya, dan juga tercapai kesepakatan untuk buat atau produksi barengan. Gak lama kemudian Pak Hendri dari PANIN dateng lokasi, basa basi sebentar kemudian langsung presentasi dan tanya jawab untuk kita yang ingin mengambil kredit dengan Pak Hendri selaku karyawan bank PANIN, lucunya Pak Hendri memberikan kartu nama yang bukan sebagai karyawan Bank Panin tapi kartu nama usaha lain, yahh jadi kita-kita ini punya usaha sampingan juga termasuk orang Bank-nya.

Jam 14.00-an kita break sebentar untuk shalat Dzhuhur dan makan bakso untuk sekedar ganjel perut yang sudah laper. Kemudian dilanjutkan lagi diskusinya, samil makan bakso dan Bu Roes yang perkasa itu serta suami dan anaknya baru dateng, walau motornya bannya pecah di jalan dan hari hujan pula tetap diterjang Bu Roes supaya bisa ikut pertemuan ini. Jam 15.30 an kita pamit untuk pulang sementara itu Bu Yulia baru dateng sama suaminya, dan yahh terpaksa kita tinggalin. Menurut Bu Yulia juga ada inspirasi untuk produksi sendiri kerudung/bergo dengan jumlah banyak.

Salam Agus Ali ( http://agusali.blog.com/ ) Vistec Indonesia (Garment) "Heaven" Kaos Muslim "B'Cute" Baju Anak & Remaja Kios Blok D Lantai Dasar ITC Mangga Dua NO. 68 (Belakang Mc Donald) ---- Siap Bilang Belanja di Mangga Dua Berdesakan, Dateng Aja Ke Blok D (Belakang Mc D), Buktikan Kenyamanannya dengan Harga yang sama -----

Sumber: Badroni Yuzirman (Founder TDA)