Rekan member TDA, Laporan ini sebagai tambahan dari foto-foto yang sudah diposting Kang Agah dan laporan dari Mas Adib.
Sabtu 2 Agustus lalu, akhirnya terlaksana acara yang sudah ditunggu-tunggu oleh member TDA Bandung khususnya, yaitu Forum Bulanan TDA Bandung, yang kali ini membahas segala sesuatu tentang dunia Tekstil.
Acara yang terselenggara di Republik Kuliner, milik salah satu member TDA (Kang Agah) ini diikuti oleh lebih dari 70 peserta. Tidak hanya dari Bandung, namun juga dari Depok, Bekasi, Bogor, Jakarta, bahkan Yogyakarta. Republik Kuliner sendiri, demi melayani kegiatan member TDA, selama acara berlangsung terpaksa "tutup" dan menolak pelanggan yang berdatangan. Maklum, ruangan sudah full-house, dan crew RK sibuk melayani para member yang terlihat lapar ilmu dan lapar beneran.
Acara dimulai pukul 13.30 dan diawali dengan presentasi dari Pak Eko Veridianto ( http://www.ekoveri.blogspot. com/ ) praktisi tekstil yang sudah malang melintang di industri tekstil baik dalam maupun luar negeri. Terakhir, Pak Eko bekerja di negeri Mesir selama 7 tahun, sebelum kembali ke Indonesia 2 bulan lalu dan menetap di Bandung. Pak Eko dengan sangat jelas memaparkan bagaimana alur proses produksi tekstil, jenis dan ragam tekstil, jenis dan ragam benang, dsb. Tidak lupa Pak Eko memberikan tips2 bagaimana mengenali jenis tekstil, sehingga para member TDA yang bergerak di bidang fashion, ketika berbelanja tekstil tidak terjebak atau tertipu karena ketidak-tahuan perbedaan jenis2 tekstil.
Setelah memperoleh pencerahan tentang dunia produksi tekstil dari Pak Eko. Kami kembali mendapat pengetahuan yg sangat berharga dari Mas Adib Chen ( www.adibm.com ) tentang bisnis tekstil sendiri. Mas Adib yang sempat berkelana ke negeri China ini memaparkan peta bisnis di China dan sedikit rahasia kenapa tekstil China bisa begitu murah.
Setelah sesi tanya jawab, yang sempat dibantu Kang Eddy Aji ( www.warungbarokah.com ) dalam menjawab pertanyaan seputar digital printing, kami mendapat lagi beberapa kejutan. Kejutan pertama, sharing dari Kang Wisnu, seorang pelaku bisnis makloon yang tanpa segan2 membocorkan kepada kami info menarik tentang betapa murahnya ongkos jahit di Bandung. Kejutan selanjutnya dari Pak Sano yang datang bersama Bp. Rahardjo Ramelan, Komisaris Utama Sarana Jabar Ventura. Pak Sano, Pemimpin Majalah Kuliner Koenjit ini sharing betapa visi mereka sama dengan visi para member TDA, dan berharap kelak akan tercipta sinergi bersama.
Akhirnya setelah pukul 16.00 acara terpaksa harus diakhiri secara resmi, dan disambung dengan silaturahmi. Beberapa sahabat TDA dari Jakarta tampak hadir seperti Pak Ade Aan, Pak Hensyam dan Ibu.
Forum Bandung berikutnya, rencananya akan digelar di minggu I bulan Ramadhan. Sebagai bocoran, atas bantuan member TDA Bandung, Bu Betty Brussels, rencananya kita akan menghadirkan tokoh fenomenal bisnis kue kering lebaran, yang selalu dicari2 oleh Ibu2 setiap menjelang lebaran. Semoga waktu nya bisa pas. Sehingga kita bisa belajar bagaimanakah beliau memulai bisnis?, bagaimana beliau bisa menciptakan produk yang demikian dicari, dan orang selalu kehabisan?
Sampai ketemu di Forum Bandung September 2008.
Salam, Fauzi Rachmanto http://fauzirachmanto. blogspot.com NB: Foto by Agah. Foto lengkap ada di sini.