Kepada teman-teman alumni talkshow.
Telah sama-sama kita dengar kemarin, Pak Haji tidak hanya memberikan jawaban dari persoalan yang kita hadapi, tapi juga solusi konkret. Beliau juga telah mengajak kita berkunjung ke lokasi-lokasi kios yang kemudian ditawarkan kepada kita. Menurut saya itu semua adalah tantangan atau "bola panas" yang dilemparkan kepada kita. Yang jelas itu bukanlah tiket gratis menuju surga. Itu adalah tiket perjalanan yang kita sendiri harus menjalani perjalanan itu. Selama perjalanan itu akan ada keluh kesah, kekecewaan, tangis dan derai air mata. Itulah yang akan kita hadapi. Itulah university of life. Siapa yang kreatif, inovatif, sabar, gigih dan ulet, dialah yang akan sampai di tujuan. Ibarat mengayuh sepeda, akan banyak yang terjatuh, terpeleset, terjerembab, luka dan berdarah. Teruslah mengayuh. Teruslah berlari. Semoga kita sama-sama sampai di tujuan.
Saya pribadi di sini hanyalah sebagai fasilitator. Pemberi jalan. Selebihnya andalah yang menentukan keberhasilan anda. Tapi secara moril saya bertanggung jawab terhadap kesuksesan anda. Saya akan memberikan bantuan dan fasilitas yang saya punya untuk membantu anda semampu saya. Saya yakin, dengan kebersamaan di antara kita, semangat saling membantu untuk maju bersama, insya Allah kita semua akan sukses sampai tujuan. Camkan dalam diri kita masing-masing, tidak ada yang tidak bisa kita hadapi kalau kita bersama. Banyak hal yang dapat kita raih kalau kita bersama. Mari kita taklukkan dunia. Namun sebelummya, taklukkan dulu diri kita sendiri.
Ingat pesan Pak Haji. Pertama, jadilah pemain. Jangan jadi penonton atau pengamat. Sebab, yang mendapat hasil kesuksesan itu bukanlah penonton atau pengamat, tapi pemain. Kedua, berbisnis itu ibarat mengayuh sepeda. Kita tidak akan pandai bersepeda kalau saat jatuh langsung berhenti. Teruslah mengayuh dan nikmati romantika jatuh bangun dari sepeda itu. Suatu saat kita bahkan akan bisa berakrobat sepeda di atas tali. Ketiga , bulatkan tekad. Saya harus berbisnis. Apa pun yang terjadi, saya akan tetap berbisnis. Tangan di atas lebih baik dari pada tangan di bawah. Lebih baik dapat uang 1 juta dari keringat sendiri dibandingkan dapat 10 juta tapi tangan kita di bawah alias menerima gaji.
See you at the top!
Wassalam, Roni