Pak Haji sdh kembali ke Jakarta minggu lalu. Segera beliau menelpon saya untuk mengabari. Rupanya beliau batal ke Cina karena ada masalah paspor, jadi 3 mingguan hanya di Malaysia saja keliling-keliling. Banyak cerita dan peluang yang beliau bawa dari sana. Untuk itu saya hubungi beberapa teman
TDA untuk berkumpul hari Sabtu 5/5 di ruko beliau di Tanah Abang. Hadir Saya dan istri, Pak Hertanto dan keluarga, Pak Agus, Pak Hantiar, Pak Asrul, Pak
Ari Sudradjat, Pak Abduh, Pak Feli dan Anria, Pak Hasan, dan Pak Khairul.
Ceritanya, Pak Haji telah men-set up beberapa restoran Minang di Malaysia. Kemudian ada beberapa peluang yang beliau tawarkan kepada TDA untuk ditindak
lanjuti, yaitu: 1. Pendirian pasar sunnah di Batam. Menjual produk halal dari Malaysia. Keunikannya, pengunjung pria dan wanita akan dipisah. Saat ini sudah ada 1 mal di dekat Batam Center milik Pusri diserahkan kepada Pak Haji untuk dikelola. Proyek ini juga bisa dilaksanakan di daerah lain sepert Depok atau Serang, di mana Pak Haji dan member TDA ada kedekatan dengan Pemdanya.
2. Pemasaran produk-produk herbal dari Malaysia di Indonesia. Detilnya saya kurang tahu.
3. Tawaran menjadi agen tiket maskapai penerbangan Asrama Air dari Malaysia. Ini juga sedang dijajaki. Tapi menurut saya, kalau bukan bidang kita, sebaiknya dipikirkan dulu. Menurut Hantiar dan Pak Hertanto, sebaiknya difollow up, minimal membuka silaturahmi dengan mitra di Malaysia ini.
4. Peluang kerja sama dengan Johor Corporation pimpinan Tan Sri Ali Hasyim* (Muhammad Ali Haji Hashim,bukunya sudah terbit di Indonesia berjudul Bisnis Satu Cabang Jihad, Pustaka Alkautsar). Johor Corp adalah sebuah perusahaan besar di
Malaysia yang memiliki 200 lebih anak perusahaan. Saya dan rombongan JPMI pernah berkunjung ke Johor Corp ini. Di Indonesia juga ada investasinya di antaranya: pelabuhan dan RS. Selasih di Sumatera Barat, Kebun sawit di Sumatera, RS. Medika Permata Hijau di Jakarta, dll. Rencananya Pak Hertanto
dan teman lain akan ikut rombongan Pak Haji untuk kunjungan berikutnya ke Johor Corp dan meninndak lanjuti deal yang akan dibuat di sana.
Demikian laporan singkat dari saya. Ada rekan TDA yang mau menyambut peluang ini?
Silakan....
Wassalam, Roni