Ingin bisnis Anda naik level? Let's 9.0 Together Gabung sekarang
← Semua berita

24 April 2006

Pembentukan Tim "TDA Goes To Franchise"

Pertemuan pertama TDA Goes To Franchise pada hari Sabtu 22/4 yang bertempat di Restoran Omah Sendok milik Pak Wasis Gunarto dihadiri kurang lebih 20 orang. Acara dalam format santai namun terfokus ini berlangsung dinamis dan produktif. Tentu saja topik mengenai franchise ini tidak bisa dituntaskan dalam sekali pertemuan saja. Akhirnya telah diputuskan untuk membentuk satu tim yang akan mengkaji dan mengkoordinir kegiatan berkaitan dengan peluang bisnis dan pengembangan bisnis model franchise di kalangan TDA ini.

Anggota tim tersebut adalah: 1. Bp S Pramono 2. Bp. Wasis Gunarto (ketua) 3. Ibu Ina 4. Bp. Teguh Atmajaya 5. Bp. Hadi Kuntoro 6. Bp. Eddy Azzy (bidang teknis) Pak Wasis sendiri adalah seorang konsultan yang banyak mengetahui "isi perut" bisnis franchise ini secara detil. Alhamdulillah, Pak Wasis telah bersedia dan berkomitmen untuk membantu TDA dalam proses pembelajaran mengenai model bisnis yang menurutnya menjunjung prinsip berkeadilan ini. Model pengembangan bisnis secara franchise ini juga adalah salah satu cara untuk percepatan atau akselerator bagi pertumbuhan bisnis. Jadi, TDA yang salah satu tujuannya adalah sebagai akselerator bagi bisnis tentunya perlu melirik model bisnis ini.

Besok paginya  chatting dengan Pak Eddy Azzy. Saya ceritakan perihal kegiatan ini. Alhamdulillah, Pak Eddy juga bersedia bergabung dalam tim tersebut. Pak Eddy sendiri dikenal sebagai sosok yang penuh ide kreatif juga produktif dalam menelurkan konsep-konsep bisnis. Mudah-mudahan dengan bergabungnya Pak Eddy akan lebih mendorong prongram TDA.

Diputuskan juga bahwa kita tidak menggunakan istilah "Franchise" tapi "Goes To Franchise". Kita tidak ingin latah. Untuk menjadi franchise itu butuh standar-standar tertentu. Jadi kita sebut saja program ini sebagai pembelajaran atau proses untuk menjadi franchise. Mungkin dimulai dulu dengan pola kemitraan atau dikenal dengan istilah Business Opportunity (BO). Beberapa bisnis milik anggota TDA mungkin sudah ada yang memenuhi kriteria BO ini.

Kita tunggu saja program-program dan gebrakan dari tim ini. Kita harus dukung tim ini. Saya sendiri diminta oleh Pak Wasis untuk berperan sebagai "tukang cambuk" yang tugasnya adalah mengingatkan tim ini untuk terus bekerja dan produktif.

Kita dukung, kita doakan dan kita tunggu gebrakan dari Tim TDA Goes To Franchise ini.

Salam, Roni

Sumber: Badroni Yuzirman (Founder TDA)