Ass. Wr. Wb.
Salam TDA.
Sebelumnya terima kasih kepada Bapak Roni yang 'Dahsyat Luar Biasa' yang telah mengizinkan saya bergabung di milis ini.
Saya Tengku Ahmad Albar seorang pengusaha yang bangkrut. Saya harus bangkit dengan segera, dan oleh karena itu saya sangat membutuhkan bantuan dari Pak Roni dan teman-teman di TDA. Saya lagi berusaha membentuk MasterMind di kota saya Binjai, Sumatera Utara. Yang jadi kendala, saya belum paham benar dan kami perlu bantuan ataupun pelatihan2 dari para provokator TDA. Apa saja yang harus kami mlakukan?
Btw, gimana cara mendapatkan VCD The S ecret? Dan bolehkah saya menduplikasi bisnis Pak Roni di Kota Medan sekitarnya?
Wass. Wr. Wb.
Tengku Ahmad Albar ---------------------------- Pak Tengku, selamat anda sudah pernah bangkrut. Di TDA, ada istilah "nggak bangkrut, nggak keren" . Saya pun pernah bangkrut berkali-kali. Kata Pak Tung DW , perlu bangkrut 3 kali supaya mental kita kuat. Idealnya, di usia di bawah 30 tahun, sudah mengalami bangkrut berkali-kali. Di atas 30, barulah "making money".
Sebenarnya tidak ada istilah bangkrut. Yang ada adalah "sukses" atau "belajar" . Jadikan pengalaman bangkrut itu sebagai sarana pembelajaran. Kalau sudah bangkrut tapi tidak belajar darinya dan tidak bangkit lagi, itu baru namanya bangkrut total.
Di TDA, dengan sistim dan kegiatan yang ada, kita bisa meminimalisir potensi kebangkrutan itu, sambil membantu mengakselerasi bisnis . Selebihnya, terserah anda, sebagai "drivernya".
Yang paling mungkin dilakukan di daerah Sumatera Utara adalah membuat kelompok Mastermind. Saya rasa teman-teman di sana juga siap. Langsung aja, take action. Ada Pak Joko yang juga saya kenal cukup lama, karena beliau adalah agen Manet juga di sana.
Soal film The Secret, TDA belum bisa membantu pendistribusiannya. Ini menyangkut hak cipta juga. Mungkin bisa cari informasi di internet, milis ini atau kontak-kontak secara pribadi saja.
Soal duplikasi bisnis Manet, silakan aja. Toh, saya pun menduplikasi dari berbagai sumber. Yang penting, belajarlah (hanya) dari yang terbaik . Jangan setengah-setengah. Soal itu, saya rasa Manet belumlah yang terbaik. Jadi, belajarlah dari sumbernya sekalian. Insya Allah, hasilnya jauh lebih baik dan bisa dipertanggungjawabkan.
Salam FUUUNtastic!
Bersama Menebar Rahmat Wassalam,Roni