Dalam hitungan 2 hari sejak dihubungi Pak Glenn J. Sompie, saya langsung menindaklanjuti tawaran kerja sama dari pihak President University (PU). Peluang itu harus segera diraih, jangan disia-siakan.
Sambil makan siang di Little Penang Mal Taman Anggrek, saya bersama Pak Irwan Rahman dari TDA Network bertemu dengan Pak Drs. Syonanto Wijaya, MA selaku President PU dan Pak Glenn J. Sompie, SE. MBA selalu Wakil Rektor IV.
Salah satu program yang ditawarkan adalah pembinaan dan pengembangan bisnis member TDA oleh President Entrepreneur Development Center (PEDC) sebuah lembaga di bawah PU.
Berbeda dari program serupa, ada peluang nantinya pihak PEDC juga akan ikut serta menjadi investor di bisnis tersebut. Mirip dengan modal ventura. Tujuan akhirnya adalah supaya bisnis tersebut menjadi besar dan bahkan bisa go public.
PEDC yang dipimpin langsung oleh Pak Glenn ini juga didukung oleh para konsultan dari Ernst & Young dan eksekutif dari perusahaan-perusahaan besar yang peduli dengan pengembangan UKM.
"Kami berusaha membantu UKM dengan cara dan pendekatan berbeda.Kami akan back-up UKM-UKM itu hingga menjadi besar dan bahkan sampai go public. Tentunya ada syarat-syarat tertentu yang harus dipenuhi oleh UKM itu" jelas Pak Syonanto.
Ini ibarat botol ketemu tutupnya, batin saya. Cocok. Memang ini yang kita butuhkan.
Maka, segera saya sambut uluran tangan ini dengan antusias dan sambil bertanya, apa yang harus kami siapkan?
"Pertama, kami ingin mengetahui profil member TDA ini. Data ini akan kami gunakan untuk memetakan (mapping) kondisi bisnis para member. Kami memerlukan data yang bisa menjelaskan profil bisnis dari masing-masing member seperti jenis bisnisnya, besaran bisnisnya dari segi penjualan dan sebagainya", lanjut Pak Syonanto.
Hmmm, saya tertegun mendengar permintaan itu.
Saya pun mengakui data base member TDA belumlah selengkap dan sedetil itu. Tapi, data seperti itu memang diperlukan. Ini jadi PR yang harus segera dikerjakan.
Di pikiran saya selalu teringat pesan Pak Erie Sudewo : sudah saatnya TDA beranjak dari kerumunan menjadi barisan. Salah satu syarat menjadi barisan adalah melengkapi data base member itu.
Meski pun ini adalah pertemuan perkenalan, ada hasil konkrit juga yang saya dapat di pertemuan itu. Pak Syonanto mengangguk setuju ketika saya meminta ruangan milik PU di Menara Batavia agar bisa dimanfaatkan oleh TDA untuk pertemuan TDA Forum.
Alhamdulillah, insya Allah pertemuan tanggal 6 nanti akan dilangsungkan di ruangan President Lounge berkapasitas sampai 200 orang itu. Kepastian jadwalnya akan saya terima beberapa hari lagi dari staf Pak Syonanto.
Salam FUUUNtastic!
Bersama TDA Menebar Rahmat Wassalam, Roni, Founder Komunitas TDA Keterangan gambar: Dari kiri ke kanan, Glenn J. Sompie (Wakil Rektor, Direktur PEDC), William Wiguna ( Careplus Indonesia ), Syonanto Wijaya (Rektor President University), saya, Irwan Rahman (TDA, The Chapter), Staf President University.
NB: Sore ini saya akan hadir sebagai salah satu nara sumber di Seminar Gratis Bersama 10 Tokoh Entrepreneur Indonesia di Kampus Jayabaya, Pulomas.
NB 2: Kemarin saya mendapat kabar dari Virtual Consulting bahwa portal TDA sudah siap direview dan ditargetkan bulan Juni akan launching.
NB 3: RoNay's World hadir kembali! Setelah hampir setahun vakum. Insya Allah besok akan saya posting gambar kartun Si Ronay. Rupanya banyak juga penggemarnya ya. Banyak yang nanya kenapa Si Ronay vakum selama ini? Jawabannya: yang bikin lagi males. Hehe...See you tomorrow...