Ingin bisnis Anda naik level? Let's 9.0 Together Gabung sekarang
← Semua berita

20 Mei 2007

Sekali Lagi, Law of Attraction Works

Seorang peserta bertanya kepada saya dan Pak Fauzi Rachmanto saat diskusi dan nonton bareng film The Secret di JDC kemarin. Penanya ingin tahu bukti-bukti dari berlakunya law off attraction (LOA) dalam kehidupan kami.

Law of attraction (hukum ketertarikan) adalah tema sentral dari film The Secret itu sendiri. Pikiran kita "menarik" apa yang kita inginkan. "

Pak Fauzi mencontohkan keberadaannya di TDA ini adalah karena berlakunya LOA itu. Pak Fauzi mencari orang-orang yang se-ide dengannya melalui google yang kemudian mengantarkannya ke blog saya. "Like attracts Like".

Pak Fauzi saat ini memiliki rumah yang bentuk dan ukurannya sama persis dengan brosur yang pernah diterimanya di sebuah pameran properti.

Brosur itu adalah satu-satunya yang diperolehnya saat pameran itu karena dia malas untuk berkeliling melihat-lihat pameran itu.

Setelah rumahnya selesai dibangun, dia melihat brosur lusuh yang tersimpan itu. Lho, kok sama persis dengan rumah yang sekarang ditempatinya.

Saya sendiri mengungkapkan bahwa ide LOA ini sudah saya kenal jauh sebelum film The Secret.

Berawal dari perkenalan saya dengan novel laris The Celestine Prophecy karya James Redfield dan pertemanan saya dengan Pak Erbe Sentanu dari Katahati Institute .

Saya pun mengatakan, kehadiran peserta di acara nonton bareng itu sendiri adalah karena berlakunya LOA itu. Bahkan ada peserta yang datang dari Padang, lho.

TDA sendiri dengan 1.000 membernya adalah bukti berlakunya LOA itu. Awalnya adalah karena blog ini yang saya tulis di waktu senggang sejak 15 November 2005.

Tapi, sambil menulis blog itu, saya berpikir bagaimana caranya supaya saya dapat teman yang banyak, yang punya visi sama, punya masalah dan minat yang sama dengan saya.

Sekali lagi, TDA berdiri karena LOA itu.

Kemarin, saya pun bercerita tentang kejadian naas yang menimpa bisnis saya. Ada orang kunci di perusahaan yang berbohong dan berkhianat kepada saya. Dia meninggalkan perusahaan di tengah pekerjaannya dengan alasan yang tidak etis.

Tapi, sikap saya biasa-biasa saja. Ketimbang marah-marah, saya memilih untuk menerimanya dengan lapang dada. Saya ikhlaskan saya perlakuannya seperi itu.

Masalahnya adalah karyawan yang lain tidak terima dengan sikap saya ini. Menurutnya, saya seharusnya marah dan menuntutnya.

Saya jawab, tidak. Saya ikhlaskan saja. Kalau kita ikhlas, nanti akan dibalas dengan yang lebih baik.

Dan benar. Dalam hitungan hari, semua itu dibalas dengan sempurna. Kami mendapatkan pengganti yang lebih baik dengan sebuah peluang yang akan digarap tahun depan.

Artinya, kehilangan 1 diganti 2. Kalau kita ikhlas.

Staf saya itu akhirnya mengangguk menyetujui pilihan sikap saya itu. Sekali lagi, LOA works.

Hal ini juga telah dibuktikan ketika kami "diusir" dari Tanah Abang dulu. Dengan ikhlas kami terima dan akhirnya malah kami syukuri kejadian itu.

Nah, ini cerita yang menarik lagi.

Kemarin siang saya saya menceritakan tentang Pak Erbe Sentanu (Pak Nunu) di depan peserta nonton bareng.

Malamnya, entah kenapa saya searching di google dan mengetik nama Erbe Sentanu.

Ternyata, ada informasi bahwa telah terbit buku terbarunya berjudul Quantum Ikhlas: Teknologi Aktivasi Kekuatan Hati (ElexMedia). Reviewnya silakan lihat di sini .

Paginya, saya baru saja menerima SMS dari Pak Erbe Sentanu yang mengabari bahwa bukunya telah terbit (padahal, sudah hampir 3-4 tahun kami tidak saling SMS).

Bagaimana hal ini bisa terjadi?

Kenapa Pak Nunu ingat saya?

Dari mana dia dapat nomor HP saya? (nomor HP saya yang dia ketahui adalah nomor lama, bukan yang sekarang).

Saya yakin, LOA berlaku lagi dalam kejadian ini.

Masih ingin bukti?

Ketimbang meragukan, kenapa tidak berpikir: Hmmm... isn't that interesting? Dan buktikan sendiri...

Salam FUUUNtastic!

Have a beautiful Sunday Wassalam, Roni, Owner Manet Busana Muslim Founder Komunitas Bisnis TDA NB - Perkenalkan, ini blog dari Pak Ronny FR , salah satu member TDA yang juga praktisi NLP. Insya Allah kalau ada kesempatan akan sharing ilmunya di TDA. Ini juga ada blog baru dari Pak Tatang Sulaeman yang terprovokasi oleh "perintah" saya agar setiap member TDA "wajib" punya blog.

Sumber: Badroni Yuzirman (Founder TDA)