Ingin bisnis Anda naik level? Let's 9.0 Together Gabung sekarang
← Semua berita

01 Maret 2007

Sharing Mastermind Tadi Malam

Seperti biasa, kelompok mastermind saya berkumpul 2 minggu sekali di Resto Ciganea, Sabang.

Sayang, pertemuan kali ini hanya dihadiri 3 orang, yaitu saya, Pak Agus, dan Mbak Yulia.

Beberapa anggota lain tidak dapat hadir karena sakit, ada urusan mendadak dan sebagainya.

Pertemuan kali ini juga dihadiri oleh "bintang tamu", yaitu Pak Imansyah Sutrisno dari TDA Jogja yang ingin "mengintip" atau meng-ATM (Amati Tiru Modifikasi) yang dilakukan kelompok mastermind ini untuk dipraktekkan di Jogja.

Seperti biasa, pertemuan diawali dengan ritual WIFLE (What I Feel Like Expressing). Kita menceritakan apa pun yang kami alami selama 2 minggu belakangan ini. Baik atau pun buruk.

Mendapat giliran pertama, saya pun memulainya dengan sharing mengenai beberapa winning yang saya dapatkan. Terutama mengenai kehamilan istri saya yang telah ditunggu-tunggu selama hampir 6 tahun. Itu adalah kemenangan besar bagi kami.

Dari sisi bisnis, alhamdulillah bisnis saya mengalami peningkatan omzet dan profit hampir 200 % dibandingkan tahun lalu untuk periode yang sama.

Selain itu, bulan depan (Maret) insya Allah Manet akan menempati kantornya yang baru di bilangan Kebayoran Lama.

Saya juga menceritakan perubahan-perubahan diri yang saya alami sejak adanya TDA ini. Winning-wining itu sekarang telah menjadi habit kami. Tiada hari tanpa winning, baik besar maupun kecil. Semua itu harus disyukuri.

Kemudian giliran Pak Agus. Pak Agus menceritakan pengalamannya yang baru merasakan kebebasan dari seorang TDB menjadi TDA. Memang, tidak semudah yang disangka. Semuanya tidak selalu sejalan dengan apa yang kita mau.

Tapi, beruntunglah dengan adanya TDA ini, semuanya dapat dilaluinya dengan hati yang lapang dan sikap yang positif.

Pak Agus merasakan sejak bergabung di TDA, apalagi setelah nonton The Secret, seperti mengalami transformasi diri ke arah yang lebih baik.

Yang dulunya gampang marah, tidak sabaran. Sekarang jauh lebih positif, lebih ikhlas, sabar. Dan ini dipraktekkannya di dalam berbisnis dan dalam keluarga.

Meskipun sebagai tamu, Pak Imansyah juga dapat giliran untuk sharing WIFLE. Rupanya, Pak Iman ini ada keinginan yang kuat untuk melakukan perubahan diri dan bisnis tahun ini.

Meningkatkan bisnis, resign lebih cepat, dan pindah ke Jogja adalah target yang ingin dicapainya tahun ini. Pak Iman selama ini bekerja di Jakarta dan pulang ke Jogja sekali seminggu.

Kami sunggguh terharu mendengar cerita Pak Iman ini. Kami doakan, mudah-mudahan semua impiannya tercapai tahun ini, Pak.

Mbak Yulia , seperti biasa, dengan gaya bicara yang menggebu-gebu menceritakan mengenai bisnis dan keluarganya.

Bisnisnya berjalan semakin kencang. Profit semakin meningkat, berkat mempraktekkan ilmu-ilmu yang didapat sejak bergabung di TDA, terutama ikut kegiatan dengan ActionCOACH.

Mbak Yulia selalu berusaha menjadi orang yang teachable. Apa pun ilmu yang didapatnya, segera dipraktekkan. Hasilnya pun telah dirasakan manisnya.

Mbak Yulia pun mengakui telah mengalami proses transformasi diri ke arah yang lebih baik setelah terlibat aktif di TDA ini.

Tak terasa, ritual WIFLE ini telah memakan sebagaian besar waktu dari pertemuan ini. Dimulai sejak jam 17, baru berakhir sekitar jam 20-an.

Namun, di akhir pertemuan, kami sempat menyimpulkan beberapa hal untuk ditindaklanjuti, di antaranya:

1. Melakukan kunjungan silaturahmi ke masing-masing bisnis anggota mastermind.

2. Saling berbagi ilmu untuk diberikan kepada bisnis anggota kelompok. Contoh: Pak Agus memberi training di Manet di bidang yang dikuasainya, dan seterusnya.

3. Untuk pertemuan mendatang, kami akan mengevaluasi penerapan 7 prinsip Road Map to Wealth dari Adam Khoo.

4. Akan diadakan training gabungan untuk karyawan anggota mastermind yang akan diberikan oleh seorang trainer dengan topik tertentu, misalnya motivasi, dll.

5. Akan diadakan workshop Finance for Non Finance atau Finance for Dummies yang akan diberikan oleh Pak Imansyah yang berlatar belakang keuangan. Pak Iman bekerja di bidang keuangan di sebuah perusahaan pelayaran dengan latar belakang S-2 di bidang keuangan dari MM UGM.

Kalau restorannya tidak mau tutup, mungkin pertemuan ini bisa berakhir larut malam. Jam 21 lewat, kami pun beranjak meninggalkan Ciganea, setelah Mas Ary (suami Mbak Yulia) datang menjemput.

Demikian sharing saya mengenai pertemuan mastermind kami. Semoga bermanfaat bagi kelompok mastermind lainnya. Kira-kira seperti itulah pertemuan kami.

Yang jelas, semua berjalan santai, rileks dan produktif. Biasanya, sepulang dari pertemuan, masing-masing kami mendapatkan pencerahan dan wawasan baru. Dan semangat baru, tentu saja. Seperti baterai yang baru dicharge.

Salam FUUUNtastic!

Bersama Menebar Rahmat Wassalam, Roni NB - Tiga hari ke depan saya akan "sibuk sekali". Ya, Jakarta akan digoyang oleh ratusan bintang dalam Java Jazz Festival 2007 . Eric Marienthal, Marcus Miller, Sergio Mendez, David Benoit adalah beberapa musisi incaran saya. It's gonna be FUUUUN!

Sumber: Badroni Yuzirman (Founder TDA)