Ingin bisnis Anda naik level? Let's 9.0 Together Gabung sekarang
← Semua berita

26 Juni 2006

TDA-nya Pak Budi, Pak Agus, Mbak Anria, Ibu Roess, Ibu Ina

Pelaksanaan kegiatan Talkshow bertema Jangan Takut Mengutang dari TDA Wealth Strategy Club kemarin adalah contoh adanya semangat Tangan Di Atas (TDA) dari Pak Budi dan kawan-kawan fasilitator. Maksudnya? TDA itu adalah suka memberi. Pak Budi memberikan kontak penting yang ia miliki kepada para member, yaitu Pak Rendra, kenalannya yang kepala cabang BCA itu. Pak Budi merasakan manfaat dari berhubungan dengan Pak Rendra ini. Karena mind set Pak Budi adalah TDA alias memberi, maka informasi kontak penting ini dibagikannya kepada member lain. Sehingga teman-teman lain pun ikut mendapat manfaat seperti yang didapat Pak Budi.

Demikian juga dengan para panitia, seperti Pak Agus, Mbak Anria, Ibu Roess, Ibu Ina. Mereka dengan ikhlas membantu terselenggaranya kegiatan kemarin. Apa untungnya buat mereka? Karena mind setnya sudah TDA, itu tidak menjadi masalah. Yang penting memberi dulu, insya Allah nanti akan menerima. Jadi, Pak Budi dan teman-teman  fasilitator kemarin menurut saya adalah TDAnya TDA. Mereka telah mempraktekkan langkah awal untuk menjadi TDA, yaitu dengan memberi dulu.

Pak Budi sendiri telah banyak mencontohkan TDA kepada kita. Mulai dari memberikan kontak dengan Ibu Hibarni (Ketua Dinas Koperasi Bandung) waktu kita mengadakan TDA Tour UKM di Bandung, memberikan ilmunya saat pertemuan pertama TDA Wealth Strategy Club di Sarinah, memberikan ilmunya di TDA Business Conference on Y!M, dan terakhir memberikan kontak dengan Pak Rendra kepala cabang BCA. Ke depannya, Pak Budi juga akan memberikan kontak penting lainnya yaitu Ibu Cholijah, seorang konsultan pajak dan keuangan.

Itu juga yang telah saya rintis dengan berdirinya TDA ini. TDA ini dimulai dengan semangat itu. Saya memiliki informasi kontak-kontak penting seperti Pak Haji Ali, orang kaya Tanah Abang yang kemudian membukakan peluang-peluang kepada teman-teman TDA lainnya. Demikian juga dengan para member TDA lainnya seperti Pak Haji Ali, Pak Iim, Pak Hasan, Pak Hertanto, Pak Hantiar, Pak Yusef, Ibu Febby, Pak Purwoko, Pak Khairul, Pak Ipung, Pak Joko, Pak Abduh, Pak Eddy, Mbak Yulia, Pak Kingking, Pak Yuswa, Pak Eko, Pak Teguh, Pak Masbukhin, Pak Wasis, Pak Adly, Pak Pram, Pak Hadi, Pak Iman, Ibu Sulis, Ibu Mutia, Pak Prijono, dan sebagainya. Mereka adalah para pemberi alias TDAnya TDA.

Jadi, mind set kita di TDA ini, sesuai namanya adalah memberi dulu baru kemudian menerima. Jadilah Giver, bukan Taker. TDA ini hidup dengan semangat ini. Tanyakan pada diri anda, apa yang bisa saya berikan untuk TDA ini? Insya Allah, TDA ini akan terus hidup dan berkembang dengan semangat ini.

Apa untungnya menjadi giver alias TDA? Kalau secara langsung memang tidak ada. Yang jelas waktu, tenaga, uang kita malah yang harus keluar. Secara langsung memang tidak ada untungnya. Tapi, saya pribadi yakin bahwa saya akan menerima suatu saat dengan memberi terlebih dahulu. Saya sering katakan kepada teman-teman, di TDA ini rejeki datangnya tidak dari depan kita, melainkan dari samping atau dari belakang. Maksudnya, di TDA ini anda tidak akan mendapatkan uang langsung ke tangan anda, melainkan berputar dulu ke samping atau dari belakang. Nantinya akan masuk juga ke kantong anda. Contohnya, waktu kita mengadakan Tour Bisnis TDA ke Bandung bulan Maret lalu. Dari kontak-kontak yang terjalin tersebut saya mendapatkan seorang mitra kerja. Dari mitra kerja tersebut, alhamdulillah sudah menghasilkan transaksi bernilai ratusan juta rupiah. Itulah salah satu small winning yang saya peroleh dari menjadi TDA di TDA ini. Demikian juga dengan para giver lainnya. Saya yakin juga telah meraskan small winning dengan menjadi giver di TDA ini.

Ingat kata-kata dari John F. Kennedy: "Ask not what your country can do for you, ask what you can do for your country". Hal tersebut rasanya pas juga diterapkan di TDA ini. Ask not what TDA can do for you, ask what you can do for TDA. Nanti, insya Allah rejeki itu akan datang entah dari pintu mana.

Salam FUUUNtastic TDA!

Take Double Action NOW!

Jadilah pemenang, raihlah small winning setiap hari!

Wassalam, Roni, The Provocateur....

Sumber: Badroni Yuzirman (Founder TDA)