Tadi malam, teman-teman TDA Management mengundang saya dan founder lainnya untuk menghadiri pertemuan "all about TDA Management" di Ciganea, Jl. Sabang.
Acara yang dijadwalkan mulai jam 18.30, baru bisa saya hadiri hampir jam 20.00 karena saya baru mengikuti kampanye akbar Adang - Dani di seputaran Senayan dan itu mengakibatkan macet di mana-mana.
Akhirnya, saya ketinggalan beberapa moment menarik di pertemuan ini.
Ternyata di pertemuan itu juga ada sharing WIFLE (what I feel like expressing). Sharing apa saja yang dirasakan oleh peserta, fokusnya pengalaman sejak bergabung di TDA sampai sekarang.
Pak Faif , yang juga baru bergabung di TDA-M, menceritakan pengalaman pribadinya sejak bergabung di TDA Januari 2007.
Ternyata TDA tidak hanya mengubahnya dalam aspek berbisnis, tapi juga hal lain, seperti: rasa percaya diri, lebih berani bicara di depan umum, lebih bijak dalam pengelolaan waktu, dapat kenalan orang-orang baru, pencerahan spiritual dan bahkan membuatnya menemukan kembali minatnya dalam bidang tulis menulis melalui blog.
Bahkan istrinya sendiri mengakui bahwa suaminya ini sekarang berbeda dibandingkan dulu sebelum gabung TDA. Berbeda, maksudnya yang positif lho...
Pak Eko pun merasakan begitu. Dapat banyak teman, berani berbisnis, dapat wawasan baru , pengalaman, dan juga menjadi salah satu penulis handal TDA melalui blognya.
Ini hanya segelintir saja testimoni dari teman-teman yang telah merasakan 'manisnya' buah TDA ini.
Orientasi TDA memang bisnis. Tapi, dalam perjalanannya, para member pun merasakan perubahan lain dalam aspek kehidupannya.
Ketika saya ditanya, apa sih TDA itu?
Saya biasa jawab diplomatis. Bla...bla...bla. Pokoknya yang idealislah: menjadi pengusaha besar yang gemar berbagi, dst.
Tapi saya lebih suka memakai analoginya Pak Erbe Sentanu tentang kota Bandung.
Beliau tidak berupaya menceritakan apa dan bagaimana itu kota Bandung, melainkan mengajak orang itu untuk bersama-sama mengunjungi kota Bandung. Mengajaknya untuk 'merasakan' kota Bandung. Hasilnya, tentu subjektif bagi setiap pribadi. Ada yang rasanya manis, asam dan asin.
Jadi, saya tidak akan banyak mengumbar kata tentang apa dan bagaimana TDA. Tapi saya mengajak anda untuk 'merasakan' sendiri apa dan bagaimana TDA itu dengan terlibat aktif di dalamnya.
Take (inspired) action, miracle happen. Seperti yang sudah dirasakan oleh sebagian member TDA. Mudah-mudahan anda juga merasakannya.
Salam FUUUNtastic!
Selamat berlibur dengan orang-orang anda cintai, yang menjadi 'alasan' anda gabung di TDA.
Wassalam, Roni, Founder TDA NB - Pak Andry , saya ada ide untuk bikin video testimoni dari para member TDA, sekalian dalam rangka menyambut Milad ke-2 kita.