Anda Tertarik untuk Bergabung dengan TDA?
Silakan daftar melalui www.tangandiatas.com dan tunggu konfirmasi approval dari moderator. Hanya biodata yang lengkap dan benar yang akan di-approve oleh moderator. Untuk informasi, hubungi Pak Eko Junaedi .
—————————————————————- Tentang Komunitas Tangan Di Atas (TDA) Apa Itu Komunitas TDA?
Adalah sebuah komunitas bisnis yang bervisi menjadi Tangan Di Atas atau menjadi pengusaha kaya yang gemar memberi kepada sesamanya. Istilah kerennya adalah abundance atau enlightened millionaire.
Lho, sesederhana itu?
Tidak, nama ini merupakan perwujudan dari keyakinan kami bahwa menjadi Tangan Di Atas itu lebih mulia dari pada Tangan Di Bawah (TDB). Kami mengartikannya juga TDA sebagai pengusaha dan TDB sebagai karyawan. Di samping itu kami juga meyakini bahwa dengan menumbuhkan semangat berwirausaha, merupakan salah satu solusi konkret terhadap permasalahan ekonomi bangsa.
Bagaimana cara mewujudkannya?
Ya, tentu saja dimulai dari kami sendiri. Dengan semangat saling berbagi, saling mendukung dan bekerja sama dalam komunitas TDA. Semua itu telah diwujudkan dalam beberapa kegiatannya.
Kenapa harus dengan komunitas?
Kami yakin dengan bersama-sama segalanya akan lebih ringan. Keyakinan itu terbukti dengan kebersamaan ini kami bisa melakukan hal yang tidak mungkin dilakukan secara sendiri-sendiri.
Ada ciri khas lain yang membedakan TDA?
Ada, yaitu action oriented. Makanya seiring diplesetkan menjadi Take Double Action. TDA menghindari banyak melakukan diskusi dan perdebatan yang tidak produktif.
Apakah TDA lembaga sosial?
Dalam aktivitasnya, TDA adalah komunitas sosial, non profit. Tapi tujuannya adalah pragmatis yaitu agar para membernya menjadi 100% TDA alias pengusaha kaya.
Siapa saja member TDA ini?
Beragam. Tapi kalau di bagi ada 3 kategori, yaitu: TDA, yaitu member yang sudah full berbisnis dan dalam upaya meningkatkan bisnisnya ke jenjang lebih tinggi.
TDB, yaitu member yang masih bekerja sebagai karyawan dan sedang berupaya untuk pindah kuadran menjadi TDA
Ampibi, yaitu member yang masih dalam tahap peralihan dari TDB ke TDA dengan melakukan bisnis secara sambilan
Sudah berapa member TDA?
Sampai saat ini (Juli 2008) sudah mencapai 2.100 orang sejak didirikan tanggal 22 Januari 2006.
Apa saja kegiatan TDA?
TDA Garment (12 kios di ITC Mangga Dua dan 4 di Metro Tanah Abang) 2. TDA Seluler (9 konter ITC Mangga Dua) 3. TDA IT (+- 20 kios Mangga Dua Square, workshop, seminar IT) 4. TDA Goes To Franchise (kajian dan laboratorium konsep bisnis) 5. TDA Peduli (kerja sama dengan Aksi Cepat Tanggap Dompet Dhuafa Republika) 6. TDA Wealth Strategy Club (diskusi dan penerapan wealth strategy) 7. TDA Event Organizer (seminar, talkshow, bazaar, pameran, tour) 8. TDA Business Re-education (seminar, business game, business coaching, bekerja sama dengan Action International Business Coaching www.action-international.com, www.actioncoaching.com)
9. TDA Business Conference on Yahoo! Messenger 10. TDA Business Portal (on progress) 11. TDA Daerah (Bekasi, Tangerang, Depok, Surabaya, Yogyakarta, Batam) 12. TDA Spiritual (pengajian bulanan) 13. TDA Micro Finance Syariah (on progress) 14. TDA Business Book Club 15. dll Daftar kegiatan TDA yang telah berlangsung dari Januari 2006 sampai Oktober 2007 bisa dilihat di sini .
Foto-foto kegiatan TDA bisa dilihat di sini.
Bagaimana awal berdirinya TDA?
Agak panjang dan unik ceritanya. Ini berawal dari sebuah blog yang ditulis oleh salah satu pendiri TDA, yaitu Badroni Yuzirman ( www.roniyuzirman.blogspot.com ). Isi blog tersebut menurut sebagian orang cenderung memprovokasi pembacanya untuk menjadi pengusaha atau TDA. Kemudian, dari para pembaca blog tersebut tercetus ide untuk membuat pertemuan dalam bentuk talkshow dengan menghadirkan Haji Ali, salah satu tokoh sukses yang sering diceritakan di blog tersebut. Tanggal 12 Januari 2006 adalah tanggal diadakannya talkshow tersebut yang dihadiri oleh sekitar 40 orang bertempat di Restoran Sederhana Rawamangun, Jakarta Timur.
Dari talkshow itulah diperkenalkan istilah Tangan Di Atas yang diperluas tafsirnya menjadi pengusaha atau pedagang. Para peserta kemudian ditantang untuk langsung take action memulai bisnis. Pada tanggal 1 Februari, seminggu setelah itu dibukalah Moslem Fashion Area dengan para pengisi kiosnya 12 orang dari peserta talkshow itu.
Untuk memperlancar komunikasi di antara para alumni talkshow, maka dibuatlah sebuah mailing list untuk saling berkoordinasi mengenai toko masing-masing dan membahas permasalahan bisnis. Pada akhirnya mailing list itu kemudian dibuka untuk umum dengan anggota mencapai ratusan orang.
—————————– Liputan Tentang TDA Republika Tabloid Nova: TDA , TDA Srikandi dan TDA 11 Digit Club ——————— Pendapat Tentang TDA Fauzi: Terdiri dari orang-orang yang bercita-cita luhur ingin menjadi Tangan Di Atas (TDA)…
Fajri: Saya sangat bersyukur bergabung Komunitas TDA…
Ikhwan: Action based community…
Junaedi: Komunitas untuk berbagi…
Lenny: Tempat itu bernama TDA…
Teguh: Indahnya berjamaah…
Faif: TDA adalah akselerator bisnis… Terbukti!
Setiabudi: masih ada sekelompok orang dengan niat luhur dan cita-cita bersama menebar rahmat mendedikasikan diri membantu orang-orang yang ingin meningkatkan kesejahteraannya.
———————————– Anda Tertarik untuk Bergabung dengan TDA?
Silakan daftar melalui www.tangandiatas.com dan tunggu konfirmasi approval dari moderator. Hanya biodata yang lengkap dan benar yang akan di-approve oleh moderator. Untuk informasi, hubungi Pak Eko Junaedi .