Ingin bisnis Anda naik level? Let's 9.0 Together Gabung sekarang
← Semua berita

10 Januari 2007

Update Milad I TDA: Pertemuan dengan Permodalan Nasional Madani

Dear Action Member TDA,Kemarin saya dan istri bersama Bu Yulia meninjau lokasi acara Milad TDA di Gedung Arthaloka lantai 10, milik PT. Permodalan Nasional Madani (PNM) . Alhamdulillah, tempatnya mendukung untuk untuk acara tersebut dengan kapasitas maksimal 100 orang.

Difasilitasi oleh Pak Andri Irwan - member TDA yang juga bekerja di PNM - kami dipertemukan dengan Pak Arief Mulyadi, Kepala Cabang PNM. Sayangnya, pihak PNM tidak bisa hadir pada tanggal 28 itu karena pada saat bersamaan ada pertemuan alumni ESQ di Bukittinggi.

Pak Arief yang juga salah satu juri dari Djie Sam Soe Award yang baru saja memberikan penghargaan kepada UKM berprestasi ini menyampaikan rasa simpatinya dengan upaya peningkatan semangat kewirausahaan yang dilakukan oleh Komunitas Tangan Di Atas (TDA). Ini sejalan dengan visi misi dari PNM itu sendiri.

Selain fasilitas ruang pertemuan untuk Milad TDA, kami juga ditawari fasilitas lain seperti ruangan training untuk kapasitas 30 orang, ruang meeting untuk pertemuan kecil TDA sampai fasilitas untuk kegiatan outbound. Subhanallah.

TDA pun disarankan agar berbentuk ormas atau koperasi, karena dengan demikian akan lebih mudah untuk mengadakan kerja sama dengan pihak lain. Misalnya, mungkin saja PNM nantinya akan memberikan fasilitas pembiayaan kepada member TDA. Apa lagi inspirator dan sesepuh TDA sendiri, Pak Haji Ali adalah sosok yang cukup dikenal di PNM. Ya, Pak Haji Ali adalah Ketua Koperasi Pasar Tanah Abang yang juga didanai oleh PNM. Di bawah pimpinan Pak Haji Ali koperasi ini berkembang pesat dari kondisi minus sampai untung miliaran. Salah satunya adalah dengan mendirikan Baitul Maal Wattamwil yang memberikan kredit sampai Rp. 500 juta kepada anggotanya.

Saya menjawab bahwa TDA sampai saat ini masih belum berbentuk organisasi. Karena pertimbangan satu dan lain hal, TDA masih berbentuk sebuah komunitas yang mirip paguyuban. Tapi meskipun begitu TDA tidak menutup kemungkinan untuk membentuk organisasi demi kepentingan member dan visi misinya ini. Pak Arief memberi jalan tengah, kalau pun belum berbentuk organisasi, TDA bisa bernaung di bawah sebuah yayasan yang dipimpin oleh Pak Arief Mufti, mantan Direktur PNM.

Saya sendiri merasa senang sekali dengan tawaran-tawaran yang diberikan ini. Sebelum pertemuan, saya berpikir bahwa pertemuan ini akan jadi salah satu "langkah kanan" untuk TDA. Silaturahmi membawa rejeki. Insya Allah. Teman-teman, nanti kita follow up ya setelah milad ini.

Demikian update yang bisa saya sampaikan. Mudah-mudahan bisa menambah semangat bagi kita dalam menyambut acara Milad nanti. Terima kasih kepada Pak Andri yang telah membantu memfasilitasi semua ini.

Salam FUUUNtastic TDA!

Wassalam,Roni

Sumber: Badroni Yuzirman (Founder TDA)