Yth. Pak Roni, Mbak Anria, TDA'ers..
Mohon maaf sekali karena saya baru sempat posting sekarang, karena ada kesibukan keluarga kemarin ini. Mudah2an informasi dari saya ini tidak basi dan masih ada gunanya...
Acara saya hari Jumat 28 April 2006 : Pagi saya kontak Mas Bayu Gawtama dari Aksi Cepat Tanggap (ACT), beliau berangkat ke Yogya siang, janjian untuk ketemu. Pagi itu juga Mas Hantiar telepon saya, ternyata beliau sedang ada di Yogya, kami janjian ketemu juga siang setelah jumatan, biar sekalian nyambung ketemuan sama ACT sama2.
Saya kontak Mas Ferri (the trekkers) untuk gabung dengan kami, tapi sayangnya Mas Ferri sedang ada urusan penting, tidak bisa gabung.., padahal Mas Hantiar sudah harus pulang ke Jkt jam 7 malam itu. Yah sayang.., lain kali deh Mas Ferri ya...
Siang2 ketemuan Mas Hantiar dan ngobrol2 di Soda Lounge, hadir juga teman saya Mas Tonny ikutan gabung ngobrol dengan kami. Saya sengaja ngajak Mas Tonny karena beliau juga pengusaha yang punya link dengan banyak pengusaha besar di Yogya dsk, beliau juga termasuk keluarga dekat kraton Yogya.
Ngobrol sana sini, akhirnya saya berhasil mendapat beberapa kontak yang mungkin nantinya bisa berguna untuk kegiatan TDA Peduli Merapi ini. Mas Hantiar juga memanfaatkan untuk saling tukar info bisnis dengan Mas Tonny, mudah2an bisa jalan deh bisnisnya mas...
Sementara itu kami juga mencari informasi tentang kemungkinan2 yang nantinya bisa digarap dengan ACT dan para pengusaha Yogya, termasuk dengan pihak Kraton Yogya kalau mungkin...Tapi karena kami masih blank dengan agendanya ACT, cuma beberapa ide mentah aja yang keluar (kayanya ini jatahnya Mas Hantiar yang cerita nih, kebanyakan ide dari beliau sih..)
Mas Bayu saya sms lagi, ternyata pesawat ditunda keberangkatannya, jam 2 baru take off. Jam 3 saya telp lagi, pesawat baru landing di Yogya. Trus kami janjian untuk ketemu di penginapan beliau.
Jam 3.30 berangkat, nganter Mas Hantiar ambil tas dirumahnya, trus langsung ke Mas Bayu. Teman Mas Hantiar juga ikutan, namanya Mas Hendy punya usaha optik di Yogya. Sampai sana kami ketemu dengan Pak Ahyudin (Direktur ACT), Mas Bayu (PR ACT), Mas Eko (KorLap ACT Yogya), dan adik2 relawan dari UII Yogya (lupa nama2nya, sorry...).
Intinya dari pembicaraan dengan Pak Ahyudin, Mas Bayu, dkk, saling memperkenalkan diri. Pak Ahyudin cerita tentang ACT, Mas Hantiar memperkenalkan TDA, saling bertukar informasi.
Ada beberapa masukan dari P Ahyudin, misalnya TDA harus lebih sering go publik supaya dikenal dan lebih dipercaya oleh masyarakat, terutama kalau urusannya bidang sosial kemanusiaan, kepercayaan dari masyarakat itu yang paling penting (jadi PR nih terutama buat Mbak Anria kordinatornya TDA Peduli...). Selain itu ada tawaran kerjasama dari pihak ACT, usulan Mas Bayu
untuk bikin publikasi bersama (istilahnya Mas Bayu apa gitu, saya lupa...), tapi itu mungkin bagiannya Mbak Anria dkk sama Pak Roni aja untuk follow up ya....
Sayang saya tidak bisa berlama2 karena ada urusan keluarga, jadi saya pamit duluan jam 17an.
Kesan2 saya, ACT memang fokus banget dengan bidang sosial kemanusiaan, semua dikerjakan dengan profesional walaupun kebanyakan pelaksananya adalah relawan. Mereka nggak nunggu orang yang minta tolong, tapi mereka yang inisiatif untuk bergerak, istilahnya "jemput bola" gitu...
Mereka mempersiapkan mulai dari antisipasi pra bencana sampai membantu recovery pasca bencana. Kalau nggak salah saat ini ada sekitar 70an posko bencana diseluruh Indonesia yang sedang dikelola ACT, dari Aceh, Banjarnegara, dan tempat2 lain yang ada bencana alam, termasuk Merapi.
Sampai situ dulu laporan saya, sisanya kalau ada yang kurang mungkin bisa ditambahin Mas Hantiar. Rencananya hari Minggu ini mau ada briefing di posko ACT - UII Yogya, sayangnya saya tidak bisa ikutan... tapi mungkin senin akan saya follow up lagi kabar2nya dengan Mas Bayu.
Link: ACT www.aksicepattanggap.com , Bayu Gawtama www.gawtama.blogspot.com Salam, -Ibud- bud_bry@yahoo.com 081548504978